SEBAB-SEBAB ANAK MENJADI DURHAKA
Oleh Akhuukum Fillaah :
Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi
بسم الله الرحمن الرحيم
الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته
إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ
••• ════ ༻🍃༺ ════ •••
Banyak faktor yang menyebabkan anak melakukan kedurhakaan kepada orang tuanya, di antaranya:
》1. Kebodohan
Kebodohan adalah penyakit yang mematikan, dan orang bodoh adalah musuh bagi dirinya sendiri. Apabila seseorang tidak mengetahui akibat dari kedurhakaan dan hasil yang diperoleh dari berbakti kepada kedua orang tua, baik secara langsung ataupun tidak langsung, maka hal itu akan membawa seseorang kepada kedurhakaan dan memalingkan dari berbakti.
》2. Pendidikan Buruk
Orang tua yang tidak mendidik anak-anaknya agar bertakwa, berbakti, menyambung silaturrahim, dan mencari kemuliaan, maka hal itu akan membawa mereka kepada sikap membangkang dan durhaka.
》3. Adanya pertentangan
Kedua orang tua mengajarkan sesuatu kepada anak-anaknya, akan tetapi keduanya tidak mengamalkan apa yang telah mereka ajarkan, bahkan terkadang keduanya melakukan hal yang bertentangan dengan hal itu. Perkara ini akan memancing sang anak untuk melakukan pembangkangan dan kedurhakaan.
》4. Memperlakukan anak-anak secara buruk
Perbuatan inilah yang akan merusak anak-anak dan menjadikan mereka berbuat durhaka. Begitu juga hal itu akan menjatuhkan martabat orang tua dan melemahkan pengaruh keduanya dalam mendidik anak.
》5. Kedurhakaan orang tua kepada ibu-bapaknya
Hal ini merupakan salah satu sebab terjadinya kedurhakaan kepada orang tua. Apabila orang tua durhaka kepada ibu-bapaknya (kakek dan nenek sang anak –ed), niscaya keduanya akan dihukum dengan kedurhakaan anak-anak mereka kepadanya.
Hal ini sering terjadi karena faktor: Karena anak-anak akan meniru orang tuanya dalam berbuat durhaka Balasan diberikan sesuai dengan jenis amalannya.
》6. Minimnya ketakwaan kepada Allah tatkala terjadi perceraian
Ada sebagian orang tua apabila mengalami perceraian, maka keduanya tidak bertakwa kepada Allah Ta’ala, sehingga perceraian antara keduanya pun terjadi dengan cara tidak baik.
Akan tetapi, yang Anda temui, bahwa masing-masing dari keduanya (bapak-ibu, -ed) akan menjelek-jelekan satu sama lain di hadapan anak-anaknya. Jika anak-anak pergi menemui sang ibu, maka sang ibu akan menyebutkan keburukan ayahnya, lalu mulailah dia mengajak untuk membenci dan menjauhi ayahnya. Begitu juga jika sang anak-anak pergi menemui sang ayah, maka sang ayah akan berbuat sebagaimana apa yang diperbuat ibunya.
Akibatnya, anak-anak akan durhaka kepada kedua orang tuanya. Penyebabnya adalah kedua orang tua itu sendiri, sebagaimana apa yang dikatakan oleh Abu Dzuab Al-Hadzli:
Janganlah engkau marah terhadap suatu perbuatan yang engkau juga ikut melakukannya,
Sesungguhnya orang yang layak mendapatkan keridhaan adalah orang yang mengamalkan sunnah.
_Wallaahu A'lam Bish-Showwaab...
Wallaahu Waliyyut Taufiq_
Demikian Faedah Ilmiyah dan Mau’izhoh Hasanah pada hari ini. Semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua, serta bisa sebagai acuan untuk senantiasa memperbaiki amal kita diatas sunnah Nabi Shollallaahu 'Alaihi Wa Sallam dan Tidak berbicara agama dengan menggunakan Akal dan Hawa Nafsu melainkan dg Dalil Yang Shohih.
سبحا نك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك
•┈┈┈◎🌻🌻🌺🌺🌻🌻◎┈┈┈•
Sabtu, 19 Rabi'ul Awwal 1441 H / 16 November 2019 M
Contak Person :
HP/WA : 085253777143
FB : @ad_diinu_an_nashiihah
TELEGRAM : @abuhashifwahyudinalbimawi
IG : @Ad_diinu_An_nashiihah
Silakan SHARE pada yang lain yang belum mengetahui, agar Anda pun bisa dapat bagian pahala
Senin, 18 November 2019
Selasa, 12 November 2019
TANDA KECINTAAN ALLAH TA'ALA KEPADA HAMBA : SIKAP RIDHA HAMBA ATAS COBAAN
TANDA KECINTAAN ALLAH TA'ALA KEPADA HAMBA : SIKAP RIDHA HAMBA ATAS COBAAN
Dari Anas radhiyallahu 'anhu, beliau berkata :
Rasulullah ﷺَ bersabda :
‼‼ Sesungguhnya BESARNYA BALASAN TERGANTUNG DARI BESARNYA UJIAN.
‼‼ ALLAH TA'ALA JIKA MENCINTAI SUATU KAUM , maka DIA AKAN MENGUJINYA
‼‼ Sehingga, BARANGSIAPA RIDHA maka BAGINYA KERIDHAAN, dan BARANGSIAPA MARAH maka BAGINYA KEMURKAAN.
( HR. Tirmidzi. Ia berkata, "Hadits hasan." )
~~~~~~
عن أنس رضي اللَّه عنه قَالَ: قَالَ النبِيُّ ﷺَ : "إِنَّ عِظَمَ الْجزاءِ مَعَ عِظَمِ الْبلاءِ، وإِنَّ اللَّه تَعَالَى إِذَا أَحَبَّ قَوماً ابتلاهُمْ، فَمنْ رضِيَ فلَهُ الرضَا، ومَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ"
( رواه الترمذي وقَالَ: حديثٌ حسنٌ. )
🔸🔸 || KESABARAN YANG INDAH
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
✔✔ KESABARAN YANG INDAH adalah KESABARAN TANPA DISERTAI KELUH KESAH KEPADA MAKHLUK.
Oleh karena itu, dahulu dibacakan kepada Imam Ahmad bin Hanbal ketika sakitnya:
= Sesungguhnya Thowus membenci rintihan orang yang sakit dan beliau mengatakan: "Sesungguhnya rintihan itu adalah keluh kesah".
✔ Maka Imam Ahmad tidaklah merintih, karena sakitnya tersebut, hingga beliau meninggal dunia.
✔✔ Adapun KELUH KESAH KEPADA SANG PENCIPTA, maka hal ini TIDAKLAH MENIADAKAN KESABARAN YANG INDAH, karena Nabi Ya'qub pernah berkata: "Maka (kesabaranku) adalah kesabaran yang baik."
[Yusuf: 83]
= Dan beliau juga berkata: “Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku".
[Yusuf: 86]
( Al 'Ubudiyyah: 85 )
~~~~~~
قال شيخ الإسلام ابن تيمية: الصبر الجميل صبر بغير شكوى إلى المخلوق ولهذا قرئ على أحمد بن حنبل في مرضه: إن طاوسا كان يكره أنين المريض ويقول: إنه شكوى فما أن أحمد حتى مات.
وأما الشكوى إلى الخالق فلا تنافي الصبرالجميل فإن يعقوب قال : {فصبر جميل} [٨٣ يوسف] وقال : {إنما أشكو بثي وحزني إلى الله} [٨٦ يوسف]
( العبودية: ٨٥ )
🔸🔸 || SIKAP SEORANG MUKMIN KETIKA TERTIMPA MUSIBAH
Adz Dzahabi rahimahullah ta'ala berkata :
= Suatu sikap seorang mukmin jika ia diberi cobaan ;
1) Bersabar.
2) Mengambil pelajaran.
3) Meminta ampun kepada Allah.
4) Tidak tersibukkan dengan mencela Dzat yang memberikan hukuman kepadanya ( Allah ) Allah Maha Adil lagi Maha Bijaksana.
5 ) Kemudian ia memuji Allah atas keselamatan agamanya, dan ia tahu bahwa ADZAB DI DUNIA LEBIH RINGAN DAN LEBIH BAIK untuknya.
( Siyar A'lamin Nubaala. 8/8 )
~~~~~~
قال الذهبي رحمه الله:
المؤمن إذا امتحن : صبر ، واتعظ ، واستغفر ،
ولم يتشاغل بذمِّ مَن انتقم منه ؛ فالله حَكَم مُقسِط ،
ثم يحمد الله على سلامة دينه ، ويعلم أن عقوبة الدنيا أهون وخير له
سير أعلام النبلاء (٨/٨١)
~ Kumpulan Nasihat
Dari Anas radhiyallahu 'anhu, beliau berkata :
Rasulullah ﷺَ bersabda :
‼‼ Sesungguhnya BESARNYA BALASAN TERGANTUNG DARI BESARNYA UJIAN.
‼‼ ALLAH TA'ALA JIKA MENCINTAI SUATU KAUM , maka DIA AKAN MENGUJINYA
‼‼ Sehingga, BARANGSIAPA RIDHA maka BAGINYA KERIDHAAN, dan BARANGSIAPA MARAH maka BAGINYA KEMURKAAN.
( HR. Tirmidzi. Ia berkata, "Hadits hasan." )
~~~~~~
عن أنس رضي اللَّه عنه قَالَ: قَالَ النبِيُّ ﷺَ : "إِنَّ عِظَمَ الْجزاءِ مَعَ عِظَمِ الْبلاءِ، وإِنَّ اللَّه تَعَالَى إِذَا أَحَبَّ قَوماً ابتلاهُمْ، فَمنْ رضِيَ فلَهُ الرضَا، ومَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ"
( رواه الترمذي وقَالَ: حديثٌ حسنٌ. )
🔸🔸 || KESABARAN YANG INDAH
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
✔✔ KESABARAN YANG INDAH adalah KESABARAN TANPA DISERTAI KELUH KESAH KEPADA MAKHLUK.
Oleh karena itu, dahulu dibacakan kepada Imam Ahmad bin Hanbal ketika sakitnya:
= Sesungguhnya Thowus membenci rintihan orang yang sakit dan beliau mengatakan: "Sesungguhnya rintihan itu adalah keluh kesah".
✔ Maka Imam Ahmad tidaklah merintih, karena sakitnya tersebut, hingga beliau meninggal dunia.
✔✔ Adapun KELUH KESAH KEPADA SANG PENCIPTA, maka hal ini TIDAKLAH MENIADAKAN KESABARAN YANG INDAH, karena Nabi Ya'qub pernah berkata: "Maka (kesabaranku) adalah kesabaran yang baik."
[Yusuf: 83]
= Dan beliau juga berkata: “Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku".
[Yusuf: 86]
( Al 'Ubudiyyah: 85 )
~~~~~~
قال شيخ الإسلام ابن تيمية: الصبر الجميل صبر بغير شكوى إلى المخلوق ولهذا قرئ على أحمد بن حنبل في مرضه: إن طاوسا كان يكره أنين المريض ويقول: إنه شكوى فما أن أحمد حتى مات.
وأما الشكوى إلى الخالق فلا تنافي الصبرالجميل فإن يعقوب قال : {فصبر جميل} [٨٣ يوسف] وقال : {إنما أشكو بثي وحزني إلى الله} [٨٦ يوسف]
( العبودية: ٨٥ )
🔸🔸 || SIKAP SEORANG MUKMIN KETIKA TERTIMPA MUSIBAH
Adz Dzahabi rahimahullah ta'ala berkata :
= Suatu sikap seorang mukmin jika ia diberi cobaan ;
1) Bersabar.
2) Mengambil pelajaran.
3) Meminta ampun kepada Allah.
4) Tidak tersibukkan dengan mencela Dzat yang memberikan hukuman kepadanya ( Allah ) Allah Maha Adil lagi Maha Bijaksana.
5 ) Kemudian ia memuji Allah atas keselamatan agamanya, dan ia tahu bahwa ADZAB DI DUNIA LEBIH RINGAN DAN LEBIH BAIK untuknya.
( Siyar A'lamin Nubaala. 8/8 )
~~~~~~
قال الذهبي رحمه الله:
المؤمن إذا امتحن : صبر ، واتعظ ، واستغفر ،
ولم يتشاغل بذمِّ مَن انتقم منه ؛ فالله حَكَم مُقسِط ،
ثم يحمد الله على سلامة دينه ، ويعلم أن عقوبة الدنيا أهون وخير له
سير أعلام النبلاء (٨/٨١)
~ Kumpulan Nasihat
Minggu, 10 November 2019
AGAR ENGKAU BISA BERSYUKUR
AGAR ENGKAU BISA BERSYUKUR
Dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
((انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ)).
‼‼ “LIHATLAH ORANG YANG BERADA DI BAWAH KALIAN (dalam urusan dunia) dan JANGANLAH MELIHAT ORANG YANG BERADA DI ATAS KALIAN,
‼‼ Karena HAL ITU LEBIH PANTAS agar kalian TIDAK MENGANGGAP RENDAH NIKMAT ALLAH YANG TELAH DIANUGERAHKAN KEPADA KALIAN”
HR Muttafaqun 'alaihi (Bukhari no. 6490, Muslim no. 2963).
🔸🔸 || JANGAN MENUNTUT HAKMU TERHADAP ALLAH SEMENTARA ENGKAU LUPAKAN KEWAJIBANMU TERHADAP-NYA
قال ابن القيم رحمه الله:
إذا تأملت حال أكثر الناس
وجدتهم ينظرون فى حقهم على الله،
ولا ينظرون فى حق الله عليهم.
ومن هاهنا انقطعوا عن الله،
وحُجبت قلوبهم عن معرفته، ومحبته، والشوق إلى لقائه، والتنعم بذكره.
وهذا غاية جهل الإنسان بربه وبنفسه.
( إغاثة اللهفان : ٨٨/١ )
Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata :
‼‼"Jika engkau memperhatikan kondisi sebagian besar manusia niscaya engkau dapati bahwa MEREKA SELALU MENUNTUT HAK HAK MEREKA ATAS ALLAH namun TIDAK MEMPERHATIKAN HAK ALLAH ATAS MEREKA, dari sinilah mereka TERPUTUS HUBUNGANNYA DENGAN ALLAH, hati merekapun ditutupi dari mengenal-Nya, mencintai-Nya, rindu bertemu dengan-Nya dan merasa nikmat dengan menyebut-Nya.
✔✔ Inilah PUNCAK KEBODOHAN MANUSIA TERHADAP RABB-NYA DAN DIRINYA"
( Ighatsatul Lahfan : 1/88 )
🔸🔸 || BERAMAL SHALIHLAH JIKA INGIN BERJUMPA DENGAN ALLAH
قال الله تعالى :
"فَمَن كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا"
قال ابن المبارك رحمه الله :
"من أراد النظر إلى وجه خالقه فليعمل عملا صالحا ولايخبر به أحدا".
( اللالكائي : ٢٣٥/٣)
قال ابن الجوزي رحمه الله تعالى :
"إخواننا إياكم ومخالفة السنة فإن ذلك يبعدكم من الجنة ".
( بستان الواعظين : ٢٢)
Allah Ta'ala berfirman :
‼‼ "Maka barang siapa MENGHARAP PERTEMUAN DENGAN TUHANNYA, maka HENDAKLAH DIA MENGERJAKAN KEBAJIKAN."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 110)
Ibnu Mubarak rahimahullah berkata :
‼‼ "Barangsiapa yang INGIN MELIHAT WAJAH PENCIPTANYA maka HENDAKLAH IA MENGERJAKAN AMAL SHALIH dan TIDAK MEMBERITAHU SIAPAPUN TENTANGNYA".
( Al Lalkai : 3/235)
Ibnu Jauzi rahimahullah berkata :
‼‼"Saudaraku, hendaklah kalian TIDAK MENYELISIHI SUNNAH karena sesungguhnya hal itu AKAN MENJAUHKANMU DARI SURGA".
( Bustanul Wa'idzin : 22 )
🔸🔸 || DIANTARA BEKAL TERBAIK MENGHADAPI DAHSYATNYA HARI KIAMAT
Sahabat yang Mulia Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata,
يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْرَى مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَجْوَعُ مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَظْمَأُ مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَنْصَبُ مَا كَانُوا قَطُّ، فَمَنْ كَسَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ كَسَاهُ اللَّهُ، وَمَنْ أَطْعَمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَطْعَمَهُ اللَّهُ، وَمَنْ سَقَى لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ سَقَاهُ اللَّهُ، وَمَنْ عَفَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَعْفَاهُ اللَّهُ.
‼‼ “Manusia akan dikumpulkan di hari kiamat dalam keadaan sangat membutuhkan pakaian, sangat kelaparan, sangat kehausan dan sangat kepayahan melebihi yang pernah mereka rasakan (di dunia), maka;
➖ Siapa yang (ketika di dunia) pernah memberi pakaian KARENA ALLAH ‘azza wa jalla, Allah akan memakaikan pakaian kepadanya,
➖ Siapa yang pernah memberi makan KARENA ALLAH ‘azza wa jalla, Allah akan memberi makan kepadanya,
➖ Siapa yang pernah memberi minum KARENA ALLAH ‘azza wa jalla, Allah akan memberi minum kepadanya,
➖ Siapa yang pernah memaafkan KARENA ALLAH ‘azza wa jalla, Allah akan memaafkannya.”
( Jaami’ul ‘Uluumi wal Hikam, 2/287 )
~ Kumpulan Nasihat
di kutip dari Grup WA AKHWAT MENGAJI 2
Dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
((انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ)).
‼‼ “LIHATLAH ORANG YANG BERADA DI BAWAH KALIAN (dalam urusan dunia) dan JANGANLAH MELIHAT ORANG YANG BERADA DI ATAS KALIAN,
‼‼ Karena HAL ITU LEBIH PANTAS agar kalian TIDAK MENGANGGAP RENDAH NIKMAT ALLAH YANG TELAH DIANUGERAHKAN KEPADA KALIAN”
HR Muttafaqun 'alaihi (Bukhari no. 6490, Muslim no. 2963).
🔸🔸 || JANGAN MENUNTUT HAKMU TERHADAP ALLAH SEMENTARA ENGKAU LUPAKAN KEWAJIBANMU TERHADAP-NYA
قال ابن القيم رحمه الله:
إذا تأملت حال أكثر الناس
وجدتهم ينظرون فى حقهم على الله،
ولا ينظرون فى حق الله عليهم.
ومن هاهنا انقطعوا عن الله،
وحُجبت قلوبهم عن معرفته، ومحبته، والشوق إلى لقائه، والتنعم بذكره.
وهذا غاية جهل الإنسان بربه وبنفسه.
( إغاثة اللهفان : ٨٨/١ )
Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata :
‼‼"Jika engkau memperhatikan kondisi sebagian besar manusia niscaya engkau dapati bahwa MEREKA SELALU MENUNTUT HAK HAK MEREKA ATAS ALLAH namun TIDAK MEMPERHATIKAN HAK ALLAH ATAS MEREKA, dari sinilah mereka TERPUTUS HUBUNGANNYA DENGAN ALLAH, hati merekapun ditutupi dari mengenal-Nya, mencintai-Nya, rindu bertemu dengan-Nya dan merasa nikmat dengan menyebut-Nya.
✔✔ Inilah PUNCAK KEBODOHAN MANUSIA TERHADAP RABB-NYA DAN DIRINYA"
( Ighatsatul Lahfan : 1/88 )
🔸🔸 || BERAMAL SHALIHLAH JIKA INGIN BERJUMPA DENGAN ALLAH
قال الله تعالى :
"فَمَن كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا"
قال ابن المبارك رحمه الله :
"من أراد النظر إلى وجه خالقه فليعمل عملا صالحا ولايخبر به أحدا".
( اللالكائي : ٢٣٥/٣)
قال ابن الجوزي رحمه الله تعالى :
"إخواننا إياكم ومخالفة السنة فإن ذلك يبعدكم من الجنة ".
( بستان الواعظين : ٢٢)
Allah Ta'ala berfirman :
‼‼ "Maka barang siapa MENGHARAP PERTEMUAN DENGAN TUHANNYA, maka HENDAKLAH DIA MENGERJAKAN KEBAJIKAN."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 110)
Ibnu Mubarak rahimahullah berkata :
‼‼ "Barangsiapa yang INGIN MELIHAT WAJAH PENCIPTANYA maka HENDAKLAH IA MENGERJAKAN AMAL SHALIH dan TIDAK MEMBERITAHU SIAPAPUN TENTANGNYA".
( Al Lalkai : 3/235)
Ibnu Jauzi rahimahullah berkata :
‼‼"Saudaraku, hendaklah kalian TIDAK MENYELISIHI SUNNAH karena sesungguhnya hal itu AKAN MENJAUHKANMU DARI SURGA".
( Bustanul Wa'idzin : 22 )
🔸🔸 || DIANTARA BEKAL TERBAIK MENGHADAPI DAHSYATNYA HARI KIAMAT
Sahabat yang Mulia Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata,
يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْرَى مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَجْوَعُ مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَظْمَأُ مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَنْصَبُ مَا كَانُوا قَطُّ، فَمَنْ كَسَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ كَسَاهُ اللَّهُ، وَمَنْ أَطْعَمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَطْعَمَهُ اللَّهُ، وَمَنْ سَقَى لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ سَقَاهُ اللَّهُ، وَمَنْ عَفَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَعْفَاهُ اللَّهُ.
‼‼ “Manusia akan dikumpulkan di hari kiamat dalam keadaan sangat membutuhkan pakaian, sangat kelaparan, sangat kehausan dan sangat kepayahan melebihi yang pernah mereka rasakan (di dunia), maka;
➖ Siapa yang (ketika di dunia) pernah memberi pakaian KARENA ALLAH ‘azza wa jalla, Allah akan memakaikan pakaian kepadanya,
➖ Siapa yang pernah memberi makan KARENA ALLAH ‘azza wa jalla, Allah akan memberi makan kepadanya,
➖ Siapa yang pernah memberi minum KARENA ALLAH ‘azza wa jalla, Allah akan memberi minum kepadanya,
➖ Siapa yang pernah memaafkan KARENA ALLAH ‘azza wa jalla, Allah akan memaafkannya.”
( Jaami’ul ‘Uluumi wal Hikam, 2/287 )
~ Kumpulan Nasihat
di kutip dari Grup WA AKHWAT MENGAJI 2
Akikah Anak Laki-Laki dengan Satu Kambing, Bolehkah?
Akikah Anak Laki-Laki dengan Satu Kambing, Bolehkah?
By Muhammad Abduh Tuasikal, MSc -
Kita sudah mengetahui bahwa anak laki-laki pada hari ketujuh diakikahi (diaqiqahi) dengan penyembelihan dua kambing, sedangkan perempuan dengan satu ekor kambing. Namun bagaimana saat orang tua tidak mampu akikah, apakah boleh akikah (aqiqah) anak laki-laki dengan satu kambing, tidak dengan dua kambing?
Mengenai masalah ini para ulama berselisih pendapat karena dalil yang berbeda dalam masalah ini. Ada dalil yang mengatakan bahwa anak laki-laki diakikah dengan dua ekor kambing dan ada dalil yang menyebutkan cukup dengan seekor kambing. Berikut pemaparan dalil-dalil yang berbeda tersebut.
Dalil Akikah Anak Laki-Laki dengan Dua Ekor Kambing
Dari Ummu Kurz Al Ka’biyyah, ia berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu wa ‘alaihi wa sallam bersabda,
« عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ سَمِعْتُ أَحْمَدَ قَالَ مُكَافِئَتَانِ أَىْ مُسْتَوِيَتَانِ أَوْ مُقَارِبَتَانِ.
“Untuk anak laki-laki dua kambing yang sama dan untuk anak perempuan satu kambing.” Abu Daud berkata, saya mendengar Ahmad berkata, “Mukafiatani yaitu yang sama atau saling berdekatan.” (HR. Abu Daud no. 2834 dan Ibnu Majah no. 3162. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَهُمْ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ
“Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka, untuk anak laki-laki akikah dengan dua ekor kambing dan anak perempuan dengan satu ekor kambing.” (HR. Tirmidzi no. 1513. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dua hadits di atas dengan jelas membedakan antara akikah anak laki-laki dan anak perempuan. Anak laki-laki dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing.
Dalil Akikah Anak Laki-Laki dengan Satu Ekor Kambing
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَقَّ عَنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing satu ekor gibas (domba).” (HR. Abu Daud no. 2841. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Akan tetapi riwayat yang menyatakan dengan dua kambing, itu yang lebih shahih)
Namun dalam riwayat An Nasai lafazhnya,
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ عَقَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا بِكَبْشَيْنِ كَبْشَيْنِ
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing dua ekor gibas (domba).” (HR. An Nasai no. 4219. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadit ini shahih)
Hadits Ibnu ‘Abbas yang dikeluarkan oleh Abu Daud, itulah yang jadi pegangan Imam Malik untuk menyatakan bahwa akikah anak laki-laki sama dengan anak perempuan yaitu dengan satu ekor kambing.
Beda Pendapat
Ulama Syafi’iyah dan Hambali mengatakan bahwa disunnahkan berakikah untuk anak laki-laki dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor. Namun boleh juga mengakikahi dengan satu ekor kambing karean ada hadits Ibnu ‘Abbas yang menyebutkan demikian. Sedangkan ulama Hanafiyah dan Malikiyah berpendapat bahwa akikah untuk anak laki-laki dan perempuan itu sama yaitu dengan satu ekor, dan Ibnu ‘Umar pernah melakukan seperti itu. Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 30: 279-280.
Pendapat yang Lebih Kuat
Pendapat yang rajih (lebih kuat) adalah masih bolehnya akikah dengan satu ekor kambing bagi anak laki-laki, namun disunnahkan tetap dengan dua ekor dan itu lebih utama.
Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah menerangkan, “Hadits-hadits ini (semacam hadits Ummu Kurz, -pen) menjadi argumen yang kuat bagi jumhur (mayoritas) ulama dalam membedakan akikah untuk anak laki-laki dan anak perempuan. Namun Imam Malik berpendapat bahwa akikah pada keduanya itu sama. Imam Malik beralasan dengan hadits bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing dengan satu ekor kambing. Hadits ini dikeluarkan oleh Abu Daud, namun tidak bisa dijadikan argumen. Ada pula riwayat yang dikeluarkan oleh Abusy Syaikh dari jalur lain dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas dengan lafazh “masing-masing dua ekor kambing”. Dikeluarkan pula dari jalan ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya riwayat yang semisalnya. Berdasarkan riwayat Abu Daud tadi, hadits tersebut bukanlah menafikan hadits-hadits mutawatir yang menjelaskan dengan tegas bahwa akikah bagi anak laki-laki adalah dengan dua ekor kambing. Akan tetapi riwayat tersebut menunjukkan bolehnya akikah kurang dari dua ekor kambing. Itulah maksudnya. Sehingga dari sini, jumlah kambing (yaitu dua ekor kambing bagi laki-laki, pen) bukanlah syarat dalam akikah, namun hanya sekedar disunnahkan (dianjurkan) saja.” (Fathul Bari, 9: 592).
Ibnu Qudamah Al Maqdisi rahimahullah mengatakan, “Akikah untuk anak laki-laki dan anak perempuan boleh sama, yaitu dengan satu ekor kambing. Inilah pendapat kebanyakan ulama. Inilah yang dipilih oleh Ibnu ‘Abbas, ‘Aisyah, Asy Syafi’i, Ishaq dan Abu Tsaur. Bahkan Ibnu ‘Umar sendiri pernah berkata, “Akikah untuk anak laki-laki dan perempuan masing-masing dengan seekor kambing.” (Al Mughni, Ibnu Qudamah Al Maqdisi, 11: 120, Darul Fikr, 1405)
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “Jika seseorang tidak mendapati hewan akikah kecuali satu saja, maka maksud akikah tetap sudah terwujud. Akan tetapi, jika Allah memberinya kecukupan harta, akikah dengan dua kambing (untuk anak laki-laki) itu lebih afdhol.” (Syarhul Mumthi’, 7: 492)
Para ulama yang duduk di komisi fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ menerangkan, “Disunnahkan akikah bagi anak laki-laki adalah dua ekor kambing yang semisal, sedangkan bagi anak perempuan adalah satu ekor kambing. Hal ini berdasarkan hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Anak laki-laki diakikahi dengan dua ekor kambing yang semisal, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing” (HR. At Tirmidzi 794, Ahmad 5: 40. At Tirmidzi menshahihkannya).
Ada hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing satu ekor kambing” (HR. Tirmidzi 794, Ahmad 5: 39). Namun dalam riwayat Abu Daud dan An Nasai dikatakan bahwa akikah yang dilakukan pada Al Hasan dan Al Husain masing-masing dengan dua ekor kambing. Inilah yang lebih afdhol. Adapun jika dikatakan sah dengan satu ekor kambing, jawabannya tetap sah sebagaimana berlaku pada daging sembelihan lainnya. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, pertanyaan ketiga no. 2191, 11: 438. Yang menandatangani fatwa ini: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz selaku ketua, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi selaku wakil ketua, Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud selaku anggota).
Kesimpulan pendapat, akikah pada anak laki-laki dianjurkan dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing. Namun jika tidak mampu, boleh pula akikah anak laki-laki dengan satu ekor kambing dan itu dianggap sah. Wallahu a’lam.
Baca selengkapnya di Rumaysho.Com: Jumlah dan Jenis Hewan Aqiqah.
Hanya Allah yang memberi taufik.
@ Kantor Imigrasi Jl. Solo Yogyakarta, Jum’at pagi, 21 Dzulqo’dah 1434 H
Artikel www.rumaysho.com
Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/3655-akikah-anak-laki-laki-dengan-satu-kambing-bolehkah.html
By Muhammad Abduh Tuasikal, MSc -
Kita sudah mengetahui bahwa anak laki-laki pada hari ketujuh diakikahi (diaqiqahi) dengan penyembelihan dua kambing, sedangkan perempuan dengan satu ekor kambing. Namun bagaimana saat orang tua tidak mampu akikah, apakah boleh akikah (aqiqah) anak laki-laki dengan satu kambing, tidak dengan dua kambing?
Mengenai masalah ini para ulama berselisih pendapat karena dalil yang berbeda dalam masalah ini. Ada dalil yang mengatakan bahwa anak laki-laki diakikah dengan dua ekor kambing dan ada dalil yang menyebutkan cukup dengan seekor kambing. Berikut pemaparan dalil-dalil yang berbeda tersebut.
Dalil Akikah Anak Laki-Laki dengan Dua Ekor Kambing
Dari Ummu Kurz Al Ka’biyyah, ia berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu wa ‘alaihi wa sallam bersabda,
« عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ سَمِعْتُ أَحْمَدَ قَالَ مُكَافِئَتَانِ أَىْ مُسْتَوِيَتَانِ أَوْ مُقَارِبَتَانِ.
“Untuk anak laki-laki dua kambing yang sama dan untuk anak perempuan satu kambing.” Abu Daud berkata, saya mendengar Ahmad berkata, “Mukafiatani yaitu yang sama atau saling berdekatan.” (HR. Abu Daud no. 2834 dan Ibnu Majah no. 3162. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَهُمْ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ
“Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka, untuk anak laki-laki akikah dengan dua ekor kambing dan anak perempuan dengan satu ekor kambing.” (HR. Tirmidzi no. 1513. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dua hadits di atas dengan jelas membedakan antara akikah anak laki-laki dan anak perempuan. Anak laki-laki dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing.
Dalil Akikah Anak Laki-Laki dengan Satu Ekor Kambing
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَقَّ عَنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing satu ekor gibas (domba).” (HR. Abu Daud no. 2841. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Akan tetapi riwayat yang menyatakan dengan dua kambing, itu yang lebih shahih)
Namun dalam riwayat An Nasai lafazhnya,
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ عَقَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا بِكَبْشَيْنِ كَبْشَيْنِ
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing dua ekor gibas (domba).” (HR. An Nasai no. 4219. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadit ini shahih)
Hadits Ibnu ‘Abbas yang dikeluarkan oleh Abu Daud, itulah yang jadi pegangan Imam Malik untuk menyatakan bahwa akikah anak laki-laki sama dengan anak perempuan yaitu dengan satu ekor kambing.
Beda Pendapat
Ulama Syafi’iyah dan Hambali mengatakan bahwa disunnahkan berakikah untuk anak laki-laki dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor. Namun boleh juga mengakikahi dengan satu ekor kambing karean ada hadits Ibnu ‘Abbas yang menyebutkan demikian. Sedangkan ulama Hanafiyah dan Malikiyah berpendapat bahwa akikah untuk anak laki-laki dan perempuan itu sama yaitu dengan satu ekor, dan Ibnu ‘Umar pernah melakukan seperti itu. Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 30: 279-280.
Pendapat yang Lebih Kuat
Pendapat yang rajih (lebih kuat) adalah masih bolehnya akikah dengan satu ekor kambing bagi anak laki-laki, namun disunnahkan tetap dengan dua ekor dan itu lebih utama.
Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah menerangkan, “Hadits-hadits ini (semacam hadits Ummu Kurz, -pen) menjadi argumen yang kuat bagi jumhur (mayoritas) ulama dalam membedakan akikah untuk anak laki-laki dan anak perempuan. Namun Imam Malik berpendapat bahwa akikah pada keduanya itu sama. Imam Malik beralasan dengan hadits bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing dengan satu ekor kambing. Hadits ini dikeluarkan oleh Abu Daud, namun tidak bisa dijadikan argumen. Ada pula riwayat yang dikeluarkan oleh Abusy Syaikh dari jalur lain dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas dengan lafazh “masing-masing dua ekor kambing”. Dikeluarkan pula dari jalan ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya riwayat yang semisalnya. Berdasarkan riwayat Abu Daud tadi, hadits tersebut bukanlah menafikan hadits-hadits mutawatir yang menjelaskan dengan tegas bahwa akikah bagi anak laki-laki adalah dengan dua ekor kambing. Akan tetapi riwayat tersebut menunjukkan bolehnya akikah kurang dari dua ekor kambing. Itulah maksudnya. Sehingga dari sini, jumlah kambing (yaitu dua ekor kambing bagi laki-laki, pen) bukanlah syarat dalam akikah, namun hanya sekedar disunnahkan (dianjurkan) saja.” (Fathul Bari, 9: 592).
Ibnu Qudamah Al Maqdisi rahimahullah mengatakan, “Akikah untuk anak laki-laki dan anak perempuan boleh sama, yaitu dengan satu ekor kambing. Inilah pendapat kebanyakan ulama. Inilah yang dipilih oleh Ibnu ‘Abbas, ‘Aisyah, Asy Syafi’i, Ishaq dan Abu Tsaur. Bahkan Ibnu ‘Umar sendiri pernah berkata, “Akikah untuk anak laki-laki dan perempuan masing-masing dengan seekor kambing.” (Al Mughni, Ibnu Qudamah Al Maqdisi, 11: 120, Darul Fikr, 1405)
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “Jika seseorang tidak mendapati hewan akikah kecuali satu saja, maka maksud akikah tetap sudah terwujud. Akan tetapi, jika Allah memberinya kecukupan harta, akikah dengan dua kambing (untuk anak laki-laki) itu lebih afdhol.” (Syarhul Mumthi’, 7: 492)
Para ulama yang duduk di komisi fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ menerangkan, “Disunnahkan akikah bagi anak laki-laki adalah dua ekor kambing yang semisal, sedangkan bagi anak perempuan adalah satu ekor kambing. Hal ini berdasarkan hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Anak laki-laki diakikahi dengan dua ekor kambing yang semisal, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing” (HR. At Tirmidzi 794, Ahmad 5: 40. At Tirmidzi menshahihkannya).
Ada hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing satu ekor kambing” (HR. Tirmidzi 794, Ahmad 5: 39). Namun dalam riwayat Abu Daud dan An Nasai dikatakan bahwa akikah yang dilakukan pada Al Hasan dan Al Husain masing-masing dengan dua ekor kambing. Inilah yang lebih afdhol. Adapun jika dikatakan sah dengan satu ekor kambing, jawabannya tetap sah sebagaimana berlaku pada daging sembelihan lainnya. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, pertanyaan ketiga no. 2191, 11: 438. Yang menandatangani fatwa ini: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz selaku ketua, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi selaku wakil ketua, Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud selaku anggota).
Kesimpulan pendapat, akikah pada anak laki-laki dianjurkan dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing. Namun jika tidak mampu, boleh pula akikah anak laki-laki dengan satu ekor kambing dan itu dianggap sah. Wallahu a’lam.
Baca selengkapnya di Rumaysho.Com: Jumlah dan Jenis Hewan Aqiqah.
Hanya Allah yang memberi taufik.
@ Kantor Imigrasi Jl. Solo Yogyakarta, Jum’at pagi, 21 Dzulqo’dah 1434 H
Artikel www.rumaysho.com
Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/3655-akikah-anak-laki-laki-dengan-satu-kambing-bolehkah.html
Selasa, 30 Oktober 2018
Hantaran Panas Benda (Pelajaran IPA SD Kelas 6)
Kemampuan Menghantarkan Panas pada Benda
Panas/ kalor adala merupakan suatu bentuk energi atau sering dikena sebagai energi panas. Sedangkan suhu/ temperatur/ derajad panas adalah ukuran panas/ dinginnya suatu benda. Alat yangdigunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Panas dapat megalami perpindahan/ merambat dari yang mempunyai temperatur yang tinggi (panas) ke temperatur yng lebih rendah (dingin). Benda yang dapat menghantarkan panas disebut konduktor sedangkan untuk benda yang tidak dapat menghantarkan panas disebut isolator. Contoh konduktor adalah berbagai jenis logam dan teflon dedangkan contoh isolator adalah plastik, kain, kertas dan gabus.
Jenis-jenis Benda yang Menghantarkan Panas
Pernahkan anda menyeterika baju seragam sekolah? seterika adalah terbuat dari logam yang merupakan konduktor yang baik terhadap panas. Selain itu pernahkah juga memasak air dengan panci? panci terbuat dari alumunium yang juga merupakan penghantar panas yang baik. Selanjutnya adalah teflon juga merupakan konduktor yang baik juga untuk panas. Teflon sering digunakan untuk panci.
![]() |
| Contoh konduktor |
Jenis-jenis Benda yang Tidak Menghantarkan Panas
Untuk bahan isolator susah untuk menghantaran panas, jika dipanaskan pada suhu yang tinggi maka akan terbakar. Semua benda non logam adalah merupakan bukan pengantar panas yang baik. Contoh bahan isolator adalah ketas, kain, plastik, kayu.
![]() |
| Contoh isolator |
Pemanfaatan Benda Berdasarkan Pada Kemampuan Menghantarkan Panas
Kemampuan Benda Menghantarkan Panas
Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa logam merupakan konduktor yang baik untuk menghantarkan panas. Suatu peralatan akan dibuat berasarkan sifatnya. Logam adaal merupakan jenis konduktor yang baik sehingga akan digunakan sebagai peralatan yang tahan panas. Untuk alumunium tidak dipakai untuk membuat setrika sebab alumunium sangat cepat menghantarkan panas atau dengan kata lain bahwa alumunium sangat mudah menyerap panas. Selain itu sifat alumunium juga ringan sehingga sulit untuk menghaluskan pakaian. Akan berbeda dengan halnya besi yang dapat menghantarkan panas secara bertahap. Besi jika dialiri dengan panas, maka besi bisa meredam panas. Selain itu besi juga mempunyai sifat berat sehingga cocok untuk menghaluskan pakaian.
Jenis-jenis Benda yang Dimanfaatkan untuk Menghantarkan Panas
Cobalah teman-teman perhatikan lagi perabot rumah kita, setrika listrik misalnya. Peralatan listrik tersebutmerupakan gabungan antara konduktor dan isolator. Pada bagian bawah setrika listrik merupakan penghantar panas (konduktor) karena terbuat dari besi sedangkan pada bagian pegangan setrika listrik merupakan isolator/ tidak menghantarkan panas karena terbuat dari plastik. Bisa dibayangkan bagai mana setrika listrik jika terbuat dari bahan isolator semua atau konduktor semua, pastinya tidak bia dipakai. Dengan demikian dengan adanya perpaduan sifat isolator dan konduktor dapat menghasilkan setrika listrik yang nyaman untuk dipakai. Pernahkah juga teman-teman melihat ibu mengangkat air dari panci memakai kain serbet? kain serbet tersebut mempunyai sifat yang susah menghantarkan panas (isolator) sehingga pada waktu mengangkat panci dari kompor akan menjadi lebih mudah.
Contoh perpaduan sifat isolator dan konduktor selanjutnya adalah pada termos air panas. Termos adalah perpaduan antara alumunium, kaca, plastik dan gabus. Pada bagian dalam adalah terbuat dari alumunium yang dilapisi oleh kaca, sedangkan untuk bagian luar terbuat dari bahan plastik dan gabus.
sumber: https://www.aanwijzing.com/2016/08/Hantaran-Panas-Benda-Pelajaran-IPA-SD-Kelas-6.html
Contoh perpaduan sifat isolator dan konduktor selanjutnya adalah pada termos air panas. Termos adalah perpaduan antara alumunium, kaca, plastik dan gabus. Pada bagian dalam adalah terbuat dari alumunium yang dilapisi oleh kaca, sedangkan untuk bagian luar terbuat dari bahan plastik dan gabus.
sumber: https://www.aanwijzing.com/2016/08/Hantaran-Panas-Benda-Pelajaran-IPA-SD-Kelas-6.html
Bunda Hebat Anak Sehat
Resep Lengkap Obat Tradisional yang Ampuh Atasi Demam, Batuk Pilek Pada Anak ::
Menjadi seorang Bunda itu harus pintar dan multi talenta dong. Selain menjadi pelindung dan pengasuh buah hati, Bunda juga harus sigap menjadi dokter dadakan disaat buah hati sakit. Sebelum usia 7 tahun, sistem kekebalan tubuh anak belum kuat sepenuhnya. Selain itu, saluran pernapasan atas anak (termasuk telinga dan bagian sekitarnya) belum sepenuhnya berkembang sampai setelah usia sekolah.
Sehingga, hal ini memungkinkan bakteri dan virus lebih bisa menyerang imunitas anak dan membuat anak gampang sakit.
Namun jangan Bunda jangan hawatir, Obat dan cara tradisional dapat menjadi alternatif untuk masalah sakit anak anda.
Banyak sekali penyakit yang bisa diatasi dengan obat tradisional mulai penyakit yang ringan seperti batuk pilek hingga penyakit yang berat.
Penyakit penyakit ringan seperti batuk pilek dapat menyerang tubuh berkali-kali dalam waktu yang berdekatan maka dari itu banyak orang yang lebih memilih mengatasinya menggunakan obat tradisional dibandingkan dengan menggunakan obat kimia atau harus mengunjungi dokter.
Obat tradisional bersifat herbal dan sangat aman bagi tubuh, serta menjadi alternatif pilihan karena harganya yang relatif lebih murah juga dipercaya lebih manjur daripada obat kimia
Seperti dilansir dari inspirasi-dokter, berikut resep-resep resep lengkap obat tradisional yang ampuh atasi demam, batuk pilek serta sakit lainnya pada anak.
1. Resep penurun demam batuk dan pilek.
Pɑrut bɑwɑng merɑh, tɑmbɑhkɑn minyɑk telon, lɑlu bɑlurkɑn pɑdɑ punggung sɑmpɑi bɑgiɑn pɑntɑt sɑmbil sedikit diurut. Jugɑ pusɑr dɑn ubun-ubun.
Untuk rɑmuɑn minum: ɑir kelɑpɑ sɑtu cɑngkir ditɑmbɑh 1 sendok teh mɑdu, ɑduk, lɑlu kukus.
Setelɑh dingin, berikɑn pɑdɑ ɑnɑk sebɑnyɑk 3 sendok teh setiap 2 jɑm sekɑli. Rɑmuɑn ini diberikɑn untuk bɑyi 8 bulɑn ke ɑtɑs.
Bilɑ usiɑ ɑnɑk di bɑwɑh 8 bulɑn, cukup dengɑn pemberiɑn ASI ɑtɑu ibunyɑ yɑng minum rɑmuɑn tersebut. Pɑdɑ ɑnɑk yɑng ɑgɑk besɑr, gunɑkɑn rɑmuɑn minum berupɑ ɑir kunyit dɑn mɑdu.
Setengɑh sɑmpɑi sɑtu ruɑs jɑri kunyit yɑng sudɑh bersih dibɑkɑr, dikerik kulitnyɑ, dipɑrut, lɑlu diberi ɑir mɑtɑng 1/2 cɑngkir, perɑs, kemudiɑn diendɑpkɑn.
Cɑmpur bɑgiɑn ɑir kunyit yɑng tɑnpɑ endɑpɑn dengɑn kocokɑn 1 butir kuning telur dɑn 1 sendok mɑkɑn mɑdu, kemudiɑn disuɑpkɑn pɑdɑ ɑnɑk.
Rɑmuɑn ini bisɑ untuk penurun pɑnɑs seperti pɑdɑ sɑkit cɑcɑr ɑir, flu, ɑtɑu ɑpɑ sɑjɑ.
2. Perut kembung
Pɑrut bɑwɑng merɑh dɑn tɑmbɑhkɑn minyɑk telon. Kėmudiɑn tɑpelkɑn bɑwɑng yɑng sudɑh dipɑrut tersebut di bɑgiɑn pusɑr.
Bisɑ jugɑ, gunɑkɑn dɑun jɑrɑk pɑgɑr yɑng dihɑngɑtkɑn. Olesi dengɑn minyɑk kelɑpɑ, pilin-pilin, lɑlu tempelkɑn pɑdɑ pusɑr si kecil.
3. Muntah-muntah
Sediɑkɑn 1/2 sendok teh ketumbɑr, 3 butir kɑpulɑgɑ, 5 butir ɑdɑs hitɑm, dɑn ɑir setengɑh gelɑs.
Kemudiɑn direbus. Setelɑh dingin, berikɑn ke ɑnɑk sedikit-sedikit, sesering mungkin ɑtɑu 2 jɑm sekɑli.
Boleh jugɑ dibuɑtkɑn ɑir berɑs kencur.
Cɑrɑnyɑ, cuci 1 sendok mɑkɑn berɑs dɑn direndɑm sebentɑr. Sɑngrɑi berɑs tersebut sɑmpɑi bėrwɑrnɑ kecokelɑtɑn, lɑlu ditumbuk hɑlus bersɑmɑ dengɑn 1 ruɑs jɑri kencur, 1 ruɑs jɑri kunyit, dɑn 1/4 sendok teh ɑdɑs mɑnis.
Setelɑh itu diseduh dengɑn ɑir pɑnɑs, tɑmbɑhkɑn gulɑ merɑh, sedikit gɑrɑm, dɑn ɑsɑm jɑwɑ. Sɑring, lɑlu diminumkɑn pɑdɑ ɑnɑk ɑgɑr tubuhnyɑ hɑngɑt.
4. Batuk
Sediɑkɑn ɑir jeruk nipis 1 sendok mɑkɑn ditɑmbɑh mɑdu 2 sendok mɑkɑn dɑn ɑir mɑtɑng 2 sendok mɑkɑn. Mɑsukkɑn dɑlɑm cɑngkir dɑn kukus.
Setelɑh ɑgɑk dingin, minumkɑn pɑdɑ ɑnɑk sebɑnyɑk 1-2 sendok teh. Berikɑn sehɑri 5 kɑli.
5. Pilek
Siɑpkɑn bɑwɑng merɑh yɑng dipɑrut, lɑlu tɑpelkɑn pɑdɑ tulɑng leher ketujuh (bɑgiɑn tengkuk) dɑn ubun-ubun ɑnɑk setelɑh sebelumnyɑ diolesi minyɑk kɑyu putih. Beri jugɑ minumɑn yɑng hɑngɑt-hɑngɑt, seperti minumɑn berɑs kencur.
Selɑin itu, jemur ɑnɑk di bɑwɑh sinɑr mɑtɑhɑri pɑgi sekitɑr jɑm 7 ɑtɑu di bɑwɑh jɑm 9 pɑgi.
Pɑnɑskɑn bɑgiɑn dɑdɑ seperempɑt jɑm dɑn kemudiɑn punggung seperempɑt jɑm. Ini bisɑ dilɑkukɑn sɑmbil jɑlɑn-jɑlɑn pɑgi.
Demikian resep-resep tradisonal yang bisa anda gunakan untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan pada buah hati anda. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat....
Sumber: http://www.bundacorner.com
(Adv)
=> Like, Komen, dan Share ya Bunda😉
Salam Sehat Vitabumin
Manfaat Vitabumin :
1. Menambah nafsu makan
2. Menambah berat badan anak
3. Meningkatkan daya tahan tubuh anak
4. Suplemen anak penderita flek / TBC
5. Mempercepat penyembuhan semua penyakit pada anak terutama demam, flu dan batuk.
6. terapi anak autis
7. Meningkatkan kecerdasan otak anak
1. Menambah nafsu makan
2. Menambah berat badan anak
3. Meningkatkan daya tahan tubuh anak
4. Suplemen anak penderita flek / TBC
5. Mempercepat penyembuhan semua penyakit pada anak terutama demam, flu dan batuk.
6. terapi anak autis
7. Meningkatkan kecerdasan otak anak
Yuk, siapa yang mau anaknya lahap makan, sehat dan cerdas?
Kunjungi Website Kami di: www.vitabumin.net
Rabu, 29 Agustus 2018
Workshop Menulis Berita
Cirebon, 29/08. Menulis merupakan hal yang termudah, apalagi kita sebagai guru. Sekretaris Dinas Bapak. Drs. H. Udin Imanuddin Nur menuturkan bahwa "workshop menjadi bagian yang penting bagi kalangan penulis berita, apalagi kita sebagai guru. Zaman yang semakin modern, melalui media online perlu di publish dari segala kegiatan yang ada di sekolah. Supaya bisa maju bersama-sama. Website Kota Cirebon menduduki peringkat teratas, maka dari itu harus memperbaharui dengan adanya perkembangan dari masa ke masa. Kegiatan ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan, yang bertempat di Aula Disdik pada pukul 08.00 s/d 12.00 WIB hari Rabu.
Terlepas dari perkembangan yang semakin maju, sebelum menutup pembukaan workshop, Bapak Sekdis menyampaikan amanat dari Pak Kadis kepada peserta bahwa, "untuk para guru harus menjaga semangat dalam menulis sehingga dapat bermanfaat untuk kita semua" Ujarnya. (Fadli).
Langganan:
Postingan (Atom)




